Latest News

Tips Menanamkan Sifat Rendah Hati Pada Anak

Menanamkan Sifat Rendah Hati Pada Anak
Foto: Vancauversun
infonyabagus.com Seseorang yang rendah hati bukanlah seseorang yang berpikir untuk merendahkan dirinya. ketundukan kepada kebenaran dan menerimanya dari siapapun datangnya baik ketika suka atau dalam keadaan marah adalah bentuk dari kerendahan hati atau yang lebih dikenal dengan sikap tawadu'. 

Sedangkan lawan dari sikap tawadu' adalah sombong atau arogan. Janganlah memandang diri berada di atas semua orang atau menganggap semua orang membutuhkan kita. Mengangkat kepala di hadapan kebenaran baik dalam rangka menolaknya atau mengingkarinya, berarti belum tawadhu’ dan memiliki benih sifat sombong. 


Apakah kita ingin membesarkan anak-anak yang sombong/arogan?. Tentu kita akan menjawab tidak.


Berikut hal-hal yang perlu ditanamkan pada anak agar memiliki sifat terpuji tersebut.


Jati Diri


kita ingin mengajarkan anak-anak kita bahwa mereka adalah anak-anak yang berbakat, terampil. Tapi jangan lupa untuk mengajarkan kepada mereka bahwa semua ini adalah hadiah dari Allah.

Kerendahan Hati Menimbulkan Sikap Hormat Pada Orang Lain


Karena orang yang rendah hati mengakui kekuatan batin, ia memiliki kepercayaan diri untuk mengakui kehebatan orang lain. Kita semua ingin anak-anak kita tahu dan menghargai siapa mereka, dan menghormati orang lain.

Mengakui Kesalahan.


Orang sombong tidak bisa berbuat salah, sementara orang yang rendah hati mengakui kesalahannya secara bebas dengan lapang dada. Lebih penting lagi, orang yang rendah hati selalu menjaga dalam pikirannya kemungkinan bahwa ia juga bisa keliru.


Teladan


Cara terbaik untuk mengajarkan anak-anak kita adalah dengan contoh atau teladan yang baik. Orang tua yang sombong tentu tidak bisa mengajar kerendahan hati. Sejak menjadi orangtua berarti kita berada dalam posisi yang berkuasa, sangat mudah untuk tergelincir ke dalam kesombongan.

"BERANINYA KAMU BEGITU PADA IBU!" ini merupakan contoh kalimat dan bukan cara yang tepat untuk bereaksi terhadap seorang anak. Tugas kita adalah untuk mengajar dengan sabar dan penuh hormat. Pilihlah diksi atau kalimat yang lebih santun dan sampaikan tanpa berteriak. Jika kita berpikir bahwa satu-satunya cara agar anak mendengarkan orang tuanya adalah dengan teriakan, maka ini merupakan sebuah kesalahan.

Jangan mentolerir kata-kata yang tidak sopan


Anak yang kasar dan tidak sopan akan tumbuh menjadi remaja kemudian orang dewasa yang bukan tidak mungkin suatu saat mereka benar-benar dapat bersumpah dan mengutuk orang tuanya. Perilaku ini tidak tiba-tiba muncul begitu saja. Sifat itu tumbuh dan terakumulasi bertahun-tahun bersamaan dengan bertambahnya umur mereka.

Sabar


Butuh waktu bertahun-tahun untuk anak-anak agar mereka benar-benar mengintegrasikan pola bicara ini terhadap perilaku mereka. Tentunya butuh kesabaran bagi para orangtua agar terus mendidik anak-anak secara berkesinambungan.

Terakhir, sebagai orang tua, berbahagialah memiliki anak dengan sikap kerendahan hatinya yang tentu ini merupakan sebuah karunia yang tak terhingga.

0 Response to "Tips Menanamkan Sifat Rendah Hati Pada Anak"